Showing posts with label zz.malta nelisa. Show all posts
Showing posts with label zz.malta nelisa. Show all posts

Keunikan Interaksi Islam dan Budaya Jawa

Judul : Keunikan Interaksi Islam dan Budaya Jawa
Pengarang :
Simuh
Publikasi : http://www.heritageopjava.com/ebook/Keunikan_Interaksi_Islam_dan_Budaya_jawa.pdf

Subjek :Islam,
Adat Istiadat
Kata Kunci : budaya pesantren, budaya kejawen, agama jawi, mitologi, faham Sunni
Abstrak : Keunikan Islam dan budaya Jawa dalam linkungan budaya pesantren yang terjadi adalah peng-Islam-an secara alamiah unsur-unsur warisan kepercayaan dan tradisi-tradisi lama sehingga keduanya bisa hidup berdampingan dalam masyarakat pesantren tradisional. Dalam kalangan masyarakat kejawen yang berpusat di istana-istana kerajaan Jawa, muncul semangat tinggi para pujangga dan sastrawan untuk mempertahankan warisan sastra budaya lama dan di-Islam-kannya sastra budaya Jawa. Salah satunya adalah keyakinan agama Jawi, dimana dalam setiap ritus dan upacara selalu menyebutkan nama Allah dan Nabi Muhammad, namun kesusastraan yang mereka sukai adalah kesusastraan yang berbau mistik atau yang bersifat kepahlawanan. Hal ini juga disebabkan oleh dalamnya pengaruh Hinduisme di Jawa. Kedatangan Islam pun tidak mempengaruhi animisme-dinamisme di Jawa. Menurut sejarah, Islam yang menyebar di Indonesia adalah Islam yang telah dipengaruhi ajaran mistik dari Islam Sufi, bukan Islam Sunni yang syar'i. Kembali pada faham Sunni yang murni punya dasar pikiran yang rasional dan ilmoah, gerakan Islam reformis menghasilkan kader-kader dan mendapatkan dukungan dari cendikiawan Muslim yang bisa berbicara di lingkungan tradisi besar, baik dalam urusan agama atau ilmu-ilmu umum.
Dokumen : mn2017

Kesusastraan Islam Melayu dan Kejawen di Indonesia

Judul : Kesusastraan Islam Melayu dan Kejawen di Indonesia: perkembangan sastra progresif dan ekspresif dalam Islam
Pengarang :

Publikasi : http://usu.ac.id/e-USU Repository, 2005_kesusastraan_islam_melayu_dan_kejawen_di_indonesia.

Subjek : Kesusastraan Islam
Kata Kunci : kebudayaan progresif, kebudayaan ekspresif, ijtihad, sastra Melayu Islam, sastra Jawa Islam
Abstrak : Nilai ilmu dan ekonomi dalam kebudayaan Islam pada hakikatnya adalah sangat tinggi. Berdasarkan pemikiran S. Takdir Alisyahbana, agama Islam menurut kodratnya mengembangkan kebudayaan progresif, karen alebih banyak berdasarkan rasio dan perhitungan. Berbeda dengan kebudayaan ekspresif yang lebih banyak berdasarkan perasaan, instuisi dan imajinasi. Pembagian tersebut berlaku juga untuk sastra karena sastra merupakan bagian dari kebudayaan. Konsep ijtihad Islam mengembangkan sastra yang progresif karena ijtihad adalah penerapan rasional ilmiah untuk menggali dan meluruskan pengembangan ajaran Islam. Selanjutnya dibahas lebih mendalam tentang sastra budaya progresif dan ekspresif. Dalam penyebaran Islam, muncul juga sastra Melayu dan sastra Jawa Islam. Kesimpulan yang dibuat adalah Islam yang datang ke Jawa adalah ajaran tasawuf yang ortodoks. Sastra Jawa Islam menghasilkan dua jenis sastra, yaitu sastra Jawa Pesantrenan dan sastra Islam Kejawen.
Dokumen : mn2013

Difusi Ajaran dan Pemikiran Ulama dalam Sejarah Islam Minangkabau

Judul : Difusi Ajaran dan Pemikiran Ulama dalam Sejarah Islam Minangkabau (Artikel)
Pengarang :

Publikasi : http://ern/pendis.depag.go.id/DokPdf/ern-II-03.pdf

Subjek : Ulama, Sejarah Islam - Indonesia
Kata Kunci : difusi, ajaran Islam, nilai-nilai lokal, konservatif, inklusif
Abstrak : Paper ini memaparkan sejarah fusi antara ajaran Islam dengan nilai-nilai lokal di Minangkabau dan peran agamawan dalam menciptakannya. Melalui telaah historis penulis mengungkapkan bahwa ulama Minang di awal sejarah Islam dan kurun modern terbagi dalam sikap mereka terhadap tradisi lokal menjadi dua kelompok, yaitu konservatif dan inklusif. Kelompok konservatif berupaya meng-Islam-kan tradisi-tradisi lokal, sementara kelompok inklusif mengharmonikan ajaran Islam dengan nilai-nilai lokal. Gagasan seperti ini diajarkan di ruang publik seperti masjid, surau, madrasah, dan pesantren. Disamping itu, isu tentang modernisasi sistem pendidikan Islam juga menjadi topik bahasan. Kesemuanya memainkan peran signifikan dalam penyebaran Islam di Minangkabau.
Dokumen : mn2012

Gambaran Ringkas Ulama dan Penyebaran Islam Nusantara

Judul : Gambaran Ringkas Ulama dan Penyebaran Islam Nusantara
Pengarang :
Silfia Hanani
Publikasi : htpp://209.85.175.104/search?q=cache:a810XuBggogJ:116.0.102.203/knet/ebook/preview/previu-Peranan_Ulama.pdf+gambaran+ringkas+ulama+silfia+hanani&hl=id&ct=clnk&cd=1&gl=id

Subjek : Ulama, Sejarah Islam - Indonesia
Kata Kunci : penyebaran Islam, Islamisasi, ulama tradisional, pemikiran Islam, modernisasi
Abstrak : Ulama merupakan penggerak utama dalam penyebaran Islam di Indonesia. Penyebaran Islam yang ramah dengan misi rahmatanlil'alamin dilakukan melalui pendekatan budaya dan tradisi masyarakat setempat, sehingga dapat diterima oleh masyarakat. Berdasarkan pendekatan tersebut, terbentuk tiga corak penyebaran Islamdi Nusantara yaitu corak Pasai, corak Malaka dan corak Jawa. Pola penyebaran Islam lainnya yaitu berdasarkan faktor sejarah dan sosiologi, membaginya ke dalam tiga fasa perkembangan yaitu fasa kangah, fasa tariqah dan fasa taifah. Alur penyebaran ajaran agama didominasi oleh pemikiran para ulama. Pada tulisan ini diuraikan tentang eksistensi ajaran ulama tradisional pada masyarakat tradisional dan usaha untuk mengubah paradigma yang disebabkan oleh modernisasi. Ulama tradisional tidak selamanya terikat pada konteks pemikiran. Kegiatan keagamaan lebih banyak diarahkan kepada syurga dan neraka yang lebih mementingkan faktor esotorik dan agak mengabaikan faktor eksotorik, sehingga memungkinkan berlakunya ketidaksempurnaan dalam ajaran Islam. Terdapar tiga paradigma dominan pemikiran Islam yang berkembang, yaitu paradigma modernisasi Islam, Islamisasi dan teologi transformasi. Tiga paradigma ini menunjukkan penyesuaian ajaran Islam terhadap perubahan-perubahan yang terjadi.
Dokumen : mn2011

Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia

Judul : Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia (Artikel)
Pengarang :
Uka Tjandrasasmita
Publikasi : www.hizbut-tahrir.or.id/container/uploads/2007/09/makalah-ssi-prof-uka-sejarah-perkembangan-islam-di-indonesia.doc
Subjek :
Sejarah Islam - Indonesia
Kata Kunci : penyebaran Islam, Islamisasi, Kesultanan, penjajahan Belanda, kejayaan Islam
Abstrak : Berbagai pendapat dikemukakan oleh para sejarawan berkaitan dengan tahun kedatangan dan penyebaran Islam di Indonesia. Pada tulisan ini, waktu kedatangan Islam yang disetujui adalah abad ke-7 M. Kedatangan Islam awalnya melalui perdagangan internasional. Penyebaran Islam di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara berjalan dengan damai sesuai dengan prinsip-prinsip konsep Islam. Sejalan dengan penyebaran Islam, lambat laun mulai tumbuh dan berkembang Kesultanan-Kesultanan. Pemerintahan Kesultanan ini mengalami banyak tantangan mulai dari internal pemerintahan dan juga campur tangan dari pemerintahan jajahan Hindia-Belanda, sehingga menimbulkan banyak gerakan-gerakan sosial dan keagamaan. Namun demikian, banyak juga Kesultanan yang mengalami masa keemasan dan membuat pesat perkembangan ajaran Islam. Kesultanan mulai runtuh oleh penjajah yang menimbulkan perlawanan-perlawanan dan muncul juga gerakan-gerakan pendidikan untuk pembaruan. Pada akhir tulisan ini, dirumuskan usaha untuk menumbuhkan kembali citra kejayaan Islam di Indonesia
Dokumen : mn2010