Baitul mal wat tamwil: konsep dan mekanisme di Indonesia

Judul : Baitul mal wat tamwil: konsep dan mekanisme di Indonesia (Artikel)
Pengarang : Andriani
Publikasi : Kediri: Empirisme vol. 14 no. 2, Juli 2005
Subjek : BAITUL MAAL
Kata Kunci : Baitul tamwil, BMT, Bank Islam, Muamalah, Mudharabah, STAIN Kediri
Abstrak : Istilah “Baitul Maal” berarti “Rumah Uang”, sedangkan “Baitul Tamwil” mengandung pengertian “Rumah Pembiayaan”. Istilah Baitul Maal telah ada dan tumbuh sejak zaman Rasulullah meskipun pada saat itu belum terbentuk sebuah lembaga yang permanen dan terpisah. Kelembagaan Baitul Maal secara mandiri sebagai lembaga ekonomi berdiri pada masa khalifah Umar bin Khattab atas usulan seorang ahli fikih bernama Walib bin Hasyim. Baitul Maal yang dalam istilah modern disebut Bank Islam, memiliki akar yang kuat dari para pemimpin gerakan Islam sejak tahun 1940-an. Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) merupakan sebuah lembaga keuangan berskala kecil yang dalam operasionalnya menerapkan konsep Baitul Maal dan Baitul Tamwil. Dengan tujuan untuk membantu usaha-usaha bisnis berskala kecil
Dokumen : rd2012